RENJA 2019

BAB I

PENDAHULUAN

I.1.       LATAR BELAKANG

            UU No 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN), mengamanatkan bahwa setiap daerah harus menyusun rencana pembangunan daerah secara sistematis, terarah, terpadu, menyeluruh dan tanggap terhadap perubahan, dengan jenjang perencanaan yaitu perencanaan jangka panjang, perencanaan jangka menengah maupun perencanaan tahunan. Untuk setiap daerah (kabupaten/kota) harus menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)  dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

            Sejalan dengan proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Denpasar, sesuai dengan pasal 7 UU Nomor 25 tahun 2004 juga mewajibkan setiap Kelurahan membuat dan memiliki Rencana Kerja (Renja) Kelurahan, yang disusun dengan berpedoman kepada RENSTRA KELURAHAN dan mengacu kepada RKPD. Sedangkan RKPD dijadikan dasar penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan  dan Belanja Daerah (RAPBD), Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS).

            Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Denpasar tahun  2019 yang berfungsi sebagai dokumen perencanaan tahunan, penyusunannya dengan memperhatikan seluruh aspirasi pemangku kepentingan pembangunan melalui penyelenggaraan Musrenbang tahunan yang diselenggarakan secara berjenjang untuk keterpaduan Rancangan Renja SKPD.

            Kelurahan Renon sebagai bagian Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) kecamatan Denpasar Selatan sesuai amanat peraturan perundangan yang berlaku, menyusun Rencana Kerja (Renja) Kelurahan Renon tahun 2019. Renja Kelurahan Renon merupakan dokumen rencana pembangunan Kelurahan yang berjangka waktu 1 (satu) tahun guna mengoperasionalkan Kelurahan Renon yang disertai dengan upaya mempertahankan dan meningkatkan capaian kinerja pelayanan masyarakat yang sudah dicapai oleh Kelurahan Renon, sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

            Rencana Kerja (Renja) Kelurahan Renon merupakan dokumen perencanaan Kelurahan Renon yang disusun berpedoman kepada Renstra Kelurahan Renon dan mengacu pada RKPD sebagai suatu proses yang sejalan dan timbal balik dengan penyusunan dan penetapan RKPD  (Rencana Kerja Pemerintah Daerah).

Rencana Kerja Kelurahan Renon tahun 2019, merupakan rencana pembangunan tahunan yang pada dasarnya disusun untuk mewujudkan visi Kelurahan Renon tahun 2016-2021 seperti yang tertuang dalam Rencana Strategis Kelurahan Renon tahun 2016-2021 yaitu:”MEWUJUDKAN KELURAHAN RENON RENA RAHARJA KREATIF BERWAWASAN BUDAYA DALAM KESEIMBANGAN MENUJU KEHARMONISAN YANG BERKELANJUTAN”

            Untuk mewujudakan visi tersebut diatas, diperlukan tindakan nyata dalam bentuk visi dan misi. Sesuai dengan peran Kelurahan Renon, misi Kelurahan Renon tahun 2016-2021 adalah sebagai berikut :

  1. Menumbuhkembangkan jati diri masyarakat Kelurahan Renon berdasarkan kebudayaan Bali.
  2. Pemberdayaan Masyarakat dilandasi dengan kebudayaan Bali dan Kearifan lokal.
  3. Mewujudkan pemerintahan yang baik (Good Governance)
  4. Membangun pelayanan publik untuk meningkatkan kesejahteraan
  5. Mempercepat pertumbuhan dan memperkuat ketahanan ekonomi melalui sistem ekonomi kerakyatan

 

Rencana Kerja (Renja) Kelurahan Renon tahun 2019, akan dijadikan sebagai pedoman dan rujukan dalam menyusun program dan kegiatan Kelurahan Renon tahun 2019 yang telah ditetapkan Prioritas Pembangunan Daerah, yang mengarah pada pencapaian sasaran-sasaran pembangunan.

Rencana Kerja (Renja) Kelurahan Renon Tahun 2019 merupakan output dari proses perencanaan yang akan dijadikan sebagai pedoman dan arah bagi penyelenggaraan pemerintahan di Kelurahan Renon.

 

I.2.       LANDASAN HUKUM

            Dasar Hukum penyusunan Rencana Kerja Kelurahan Renon Tahun 2016 adalah:

  1. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1992, tentang Pembentukan Kota Denpasar;
  2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003, tentang Pengelolaan Keuangan Negara;
  3. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004, tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;
  4. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004, tentang Pemerintahan Daerah;
  5. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004, tentang Perimbangan Keuangan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah;
  6. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007, tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025;
  7. Peraturan Pemerintah No 19 Tahun 2008 tentang Kecamatan;
  8. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010, tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah.
  9. Peraturan Daerah Kota Denpasar Nomor 9 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kecamatan dengan Kelurahan Kota Denpasar;
  10. Peraturan Daerah Kota Denpasar Nomor 1 Tahun 2009, tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Denpasar Tahun 2005-2025;
  11. Peraturan Walikota Denpasar Nomor 34 Tahun 2008 tentang Penjabaran Tugas Pokok dan Fungsi Lembaga Teknis Daerah;
  12. Peraturan Walikota Denpasar Nomor 30 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Denpasar Tahun 2010-2015.

I.3.       MAKSUD DAN TUJUAN

Penyusunan Rencana Kerja (Renja) Kelurahan Renon tahun 2019 dimaksudkan untuk menjadi pedoman dan acuan Kelurahan Renon dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah yang mengacu  pada RKPD Kota Denpasar Tahun 2018 dan berpedoman pada Rencana Strategis (Renstra) Kelurahan Renon Tahun 2016-2021. Renja (Rencana Kerja) Kelurahan Renon Tahun 2019 merupakan dokumen perencanaan yang memuat program dan kegiatan pembangunan daerah yang menjadi tolok ukur penilaian kinerja Kelurahan Renon dalam melaksanakan tugas dan fungsinya selama tahun 2019.

Berpijak pada maksud tersebut, maka tujuan penyusunan Rencana Kerja (Renja) Kelurahan Renon Tahun 2019  adalah sebagai berikut :

  1. Sebagai acuan Kelurahan Renon dalam mengoperasionalkan RKPD Kota Denpasar tahun 2019 sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Kelurahan Renon dalam rangka mencapai visi dan misi Pemerintah Kota Denpasar.
  2. Menetapkan  program dan kegiatan Kelurahan Renon tahun 2019.
  3. Memberikan pedoman dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Kelurahan Renon Tahun 2019.
  4. Memberikan acuan dalam pengendalian dan evaluasi pelaksanaan rencana program dan kegiatan Kelurahan Renon Tahun 2019.

I.4.       SISTEMATIKA

BAB I PENDAHULUAN, pada bagian ini dijelaskan mengenai gambaran umum penyusunan rancangan Renja Kelurahan Renon yang meliputi latar belakang, landasan hukum, maksud dan tujuan serta sistematika penulisan, sehingga substansi pada bab – bab berikutnya dapat dipahami dengan baik.

BAB II   EVALUASI PELAKSANAAN RENJA KELURAHAN  TAHUN LALU

    1. Evaluasi Pelaksanaan Renja Kelurahan Renon Tahun Lalu dan Capaian Renstra Kelurahan, memuat kajian (review) terhadap hasil evaluasi pelaksanaan Renja Kelurahan tahun lalu (tahun n-2) dan perkiraan capaian tahun berjalan (tahun n-1), mengacu pada APBD tahun berjalan yang seharusnya pada waktu penyusunan Renja Kelurahan sudah disahkan. Selanjutnya dikaitkan dengan pencapaian target Renstra Kelurahan berdasarkan realisasi progran dan kegiatan pelaksanaan Renja Kelurahan Renon tahun-tahun sebelumnya.
    2. Analisis Kinerja Pelayanan Kelurahan Renon, berisikan kajian terhadap capaian kinerja pelayanan Kelurahan Renon berdasarkan indikator kinerja yang sudah ditentukan dalam SPM, maupun terhadap IKK sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 6 tahun 2008, dan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007. Jika indikator yang dikaji, disesuaikan dengan tugas dan fungsi masing-masing Kelurahan Renon, serta ketentuaan peraturan perundang-undangan yang terkait dengan kinerja pelayanan.
    3. Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Kelurahan, berisikan uraian mengenai : Sejauh mana tingkat kinerja pelayanan Kelurahan dan hal kritis yang terkait dengan pelayanan Kelurahan, Permasalahan dan hambatan yang dihadapi dalam menyelenggarakan tugas dan fungsi Kelurahan. Dampaknya terhadap capaian visi dan misi kepala daerah, terhadap capaian program nasional / internasional, seperti SPM dan MDG (Millenium Development Goalds), Tantangan dan peluang serta formulasi isu-isu penting berupa rekomendasi dan catatan yang strategis untuk ditindaklanjuti dalam perumusan program dan kegiatan prioritas tahun yang direncanakan.
    4. Review Terhadap Rancangan Awal, berisikan uraian mengenai : membandingkan antara rancangan awal dan catatan penting terhadap perbedaan dengan rancangan awal Kelurahan Renon.
    5. Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat. Dalam bagian ini diuraikan hasil kajian terhadap program / kegiatan yang diusulkan para pemangku kepentingan, baik dari kelompok masyarakat terkait langsung dengan pelayanan Pemerintah Kota, lSM, asosiasi-asosiasi, perguruan tinggi mapun dari  hasil pengumpulan informasi Kepala Lingkungan dari penelitian lapangan dan pengamatan pelaksanaan Musren Kelurahan.

BAB III   TUJUAN, SASARAN DAN PROGRAM KEGIATAN

3.1 Telaahan Terhadap Kebijakan Nasional. Telaahan terhadap kebijakan nasional dan sebagaimana maksud, yaitu penelaahan yang menyangkut arah kebijakan dan prioritas pembangunan nasional dan yang terkait dengan tugas pokok dan fungsi Kelurahan.

3.2  Tujuan dan Sasaran Renja Kelurahan, perumusan tujuan dan sasaran didasarkan atas rumusan isu-isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi Kelurahan yang dikaitkan dengan sasaran target kinerja Renstra Kelurahan.

3.3  Program dan Kegiatan, berisikan penjelasan mengenai : faktor-faktor yang menjadi bahan pertimbangan terhadap rumusan program dan kegiatan, rekapitulasi program dan kegiatan serta penjelasan jika rumusan program dan kegiatan tidak sesuai dengan rancangan awal RKPD, baik jenis program / kegiatan, pagu indikatif, maupun kombinasi keduanya.

BAB IV   PENUTUP, menguraikan tentang catatan penting yang perlu mendapat perhatian, baik dalam rangka pelaksanaannya maupun seandainya ketersediaan anggaran tidak sesuai dengan kebutuhan, kaidah pelaksanaannya serta rencana tindak lanjut.

BAB II

EVALUASI PELAKSANAAN RENJA  SKPD TAHUN LALU

II.1. EVALUASI PELAKSANAAN RENJA KELURAHAN TAHUN LALU DAN CAPAIAN RENSTRA KELURAHAN

Dalam rangka mencapai tujuan pembangunan sesuai dengan Undang-Undang No 25 Tahun 2004 tentang sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dimana Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diamanatkan untuk menyusun Rencana Kerja (Renja) KELURAHAN.

Rencana Kerja Kelurahan Renondiartikan sebagai “dokumen perencanaan Satuan Kerja Perangkat Daerah / SKPD untuk periode 1 (satu) tahun” adalah penjabaran perencanaan tahunan dan Rencana Strategis Kelurahan Renon. Tercapai tidaknya pelaksanaan kegiatan – kegiatan atau program yang telah disusun dapat dilihat berdasarkan Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah. Akuntabillitas merupakan suatu bentuk perwujudan kewajiban untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan misi organisasi dalam mencapai tujuan – tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, melalui suatu media pertanggungjawaban yang dilaksanakan secara periodik. Terkait dengan hal tersebut Rencana Kerja (RENJA) Kelurahan Renon ini menyajikan dasar pengukuran kinerja kegiatan dan Pengukuran Kinerja Sasaran dari hasil apa yang telah diraih atau dilaksanakan oleh Kelurahan Renon selama  tahun 2019 dan perkiraan target tahun 2020.

Pengukuran Kinerja Kegiatan dan Pengukuran Kinerja Sasaran  dilakukan melalui : Penetapan Indikator Kinerja yaitu ukuran kuantitaf dan kualitatif yang menggambarkan tingkat pencapaian suatu kegiatan yang telah ditetapkan. Indikator kinerja kegiatan meliputi indikator masukan (inputs), keluaran (outputs), hasil (outcomes), manfaat (benefits) dan dampak (impacts). Indikator – indikator tersebut dapat berupa dana, sumber daya manusia, laporan, dan indikator lainnya. Penetapan indikator kinerja ini diikuti dengan penetapan besaran indikator kinerja untuk masing – masing jenis indikator yang telah ditetapkan.

            Selanjutnya dilakukan Analisis Capaian Kinerja atas sasaran yang didasarkan atas hasil pengukuran kinerja kegiatan dalam suatu sasaran dilakukan analisis pencapaian kinerja atas sasaran tersebut. Pengukuran kinerja dilakukan dengan menggunakan indikator kinerja kegiatan. Pengukuran ini dilakukan dengan memanfaatkan data kinerja.

                 Evaluasi Program Tahun 2018

            Sejalan dengan berjalannya waktu, pelaksanaan Renja SKPD Kelurahan Renon 2018 telah terlewati. Berbagai program dan kegiatan pembangunan yang dituangkan dalam Renja Tahun 2018 telah dilaksanakan, dan untuk mengetahui hasil-hasil yang telah dicapai maka perlu dilakukan evaluasi secara menyeluruh.

            Tahun 2018 Anggaran Kelurahan Renon sebesar Rp. 951.243.500,- melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang menjadi satu dengan Anggaran Kecamatan Denpasar Selatan pemerintah Kota  Denpasar  dengan 4 program dalam 16 kegiatan. Dari jumlah tersebut terealisasi sebesar Rp.780.726.017,- dengan capaian kinerja fisik 100 %  dan capaian kinerja keuangan sebesar 82 %.

            Penyerapan anggaran sebagai hasil evaluasi kinerja pelaksanaan program dan kegiatan Kelurahan Renon Tahun 2018 adalah sebagai berikut :

  1. Program pelayanan administrasi perkantoran, dengan kegiatan pelayanan administrasi perkantoran, penyerapan anggaran sebesar 82 % dari total anggaran sebesar Rp. 236.452.500,- dengan realisasi fisik sebesar 100 %.
  2. Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur dengan kegiatan peningkatan sarana dan prasarana aparatur, penyerapan anggaran sebesar 82% dari total anggaran sebesar Rp.201.086.000,- dengan realisasi fisik sebesar 100 %. Anggaranya tergabung dengan pelayanan administrasi perkantoran
  3. Program pemberdayaan kelembagaan kesejahteraan sosial dengan kegiatan :
  1. Pembinaan PKK dengan 10 programnya dan Posyandu penyerapan anggaran sebesar 50 % dari total anggaran sebesar  Rp.92.700.000,- dengan realisasi fisik sebesar 100%.
  2. Pembinaan Karang Taruna penyerapan anggaran sebesar 100% dari total anggaran sebesar Rp. 40.500.000,- dengan realisasi fisik sebesar 100%.
  3. Pelaksanaan Musrenbang Kelurahan Penyerapan Anggaran sebesar 100%  dari total anggaran sebesar Rp.5.000.000,- dengan realisasi fisik sebesar 100%
  1. Program Pemberdayaan Masyarakat dengan kegiatan :
  1. Penyelenggaraan Pekan Olah Raga Kelurahan (Porkel), penyerapan anggaran  sebesar 93 % dari total anggaran sebesar Rp.57.750.000,- dengan realisasi fisik sebesar 100%
  2. Penyelenggaraan Pekan Olah Raga Kota Denpasar Penyerapan anggaran sebesar 73% dari total anggaran sebesar 83.360.000,-  dengan realisasi fisik 100 %.
  3. Kegiatan Hari Lanjut Usia (Halun) penyerapan anggaran sebesar 81 % dari total anggaran sebesar Rp.12.500.000,- dengan realisasi fisik sebesar 100%
  4. Pembinaan dan Penertiban Penduduk Pendatang penyerapan anggaran sebesar 98 % dari total anggaran sebesar Rp. 57.650.000,- dengan realisasi fisik sebesar 100%, karena sesuai dengan kesepakatan penertiban dilaksanakan bersama dengan desa pekraman.
  5. Lomba PSN penyerapan anggarannya sebesar 100% dari total anggaran sebesar Rp.17.200.000,- dengan realisasi fisik sebesar 100%
  6. Kegiatan Lomba Kelurahan dalam tingkat Kota penyerapan anggarannya sebesar 86% dari total anggaran Rp.51.750.000,- dengan realisasi fisik sebesar 100%.
  7. Pengendalian Keamanan Lingkungan penyerapan anggarannya sebesar 100% dari total anggaran sebesar Rp.9.610.000,- dengan realisasi fisik sebesar 100%
  8. Pentas Budaya penyerapan anggarannya 89% dari total anggarannya sebesar Rp.23.050.000,- dengan realisasi fisik sebesar 100%
  9. Kegiatan Posyandu penyerapan anggarannya 96% dari total anggarannya sebesar Rp.30.835.000,- dengan realisasi fisik sebesar 100%
  10. Kegiatan dalam rangka HUT RI penyerapan anggarannya 76% dari total anggarannya sebesar Rp.24.150.000,- dengan realisasi fisik sebesar 100%

 

  1. Program Penataan Lingkungan Pemukiman dengan Kegiatan :
    1. Bulan Bakti gotong Royong penyerapan anggarannya sebesar 92% dari total anggaran sebesar Rp.7.650.000,- dengan realisasi fisik sebesar 100%

Tabel 1

Pengukuran Capaian Kinerja Kegiatan Tahun 2018

 

No

Program dan kegiatan

Realisasi Kinerja

Realisasi Keuangan

Indikator kinerja keluaran

Satuan

Target

Realisasi

Target

Realisasi

Capaian

1

2

3

4

5

6

7

8

9

1

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Program pelayanan administrasi perkantoran

 

 

 

 

 

 

Terpenuhinya kebutuhan pelayanan administrasi perkantoran dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

-

 

 

 

 

Pelayanan administrasi perkantoran

 

 

Laporanan pelaksanaan pelayanan administrasi perkantoran

 

Laporan

 

 

 

 

1

 

 

 

 

1

 

 

 

 

236.452.500

 

 

 

 

193.994.017

 

 

 

 

82 %

 

 

 

 

2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur

 

 

 

 

 

 

Tersedianya Sarana dan prasarana aparatur yang layak sehingga tercapai efektifitas,efesiensi dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

-

 

 

 

Peningkatan sarana dan prasarana aparatur

Tersedianya sarana dan prasarana yang memadai

Persentase

 

 

 

100

 

 

 

100

 

 

 

201.086.000

 

 

 

165.018.000

 

 

 

82 %

 

 

 

3

 

 

 

 

Program Pemberdayaan Kelembagaan Kesejahteraan sosial

Terpenuhinya kesejahteraan social masyarakat dalam kehidupan sehari-hari

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

-

 

 

 

 

 

Kegiatan pelaksanan 10 program PKK

 

 

Tercapainya Peningkatan kesejahteraan social di masyarakat

 

 

Persentase

 

 

 

 

 

100

 

 

 

 

 

100

 

 

 

 

 

92.700.000

 

 

 

 

 

46.700.000

 

 

 

 

 

69 %

 

 

 

 

-

 

 

 

 

 

 

 

Pekan Olah Raga Kelurahan

 

 

 

 

 

Membina Atlit yang Berbakat serta menumbuhkan minat olah raga dikalangan masyarakat

 

Atlit

 

 

 

 

 

 

 

100

 

 

 

 

 

 

 

100

 

 

 

 

 

 

 

57.750.000

 

 

 

 

 

 

 

54.050.000

 

 

 

 

 

 

 

95 %

 

 

 

 

 

 

 

-

 

 

 

Pekan Olah raga Kota Denpasar

 

Membina Atlit untuk kompetisi

Tingkat nasional

 

Atlit

 

 

 

100

 

 

 

100

 

 

 

83.360.000

 

 

 

61.460.000

 

 

 

89 %

 

 

 

-

 

 

 

 

Penertiban Penduduk

 

Terciptanya tertib administrasi bagi penduduk pendatang

 

Laporan

 

 

 

 

1

 

 

 

 

1

 

 

 

 

57.650.000

 

 

 

 

56.750.000

 

 

 

 

99 %

 

 

 

 

-

 

 

 

 

Kegiatan Posyandu

 

 

Memperoleh gambaran umum tentang tumbuh kembang anak dan tingkat Gisi Balita yang ada dikelurahan

 

Laporan

 

 

 

 

20

 

 

 

 

20

 

 

 

 

30.835.000

 

 

 

 

29.794.000

 

 

 

 

96 %

 

 

 

 

-

 

 

 

 

Lomba PSN

 

 

 

 

Memotifasi Masyarakat dalam pola hidup bersih dan sehat

 

Orang

 

 

 

 

%

 

 

 

 

%

 

 

 

 

17.200.000

 

 

 

 

17.200.000

 

 

 

 

100 %

 

 

 

 

-

Pembinaan Karang Taruna

Membina Generasi Muda dalam berorganisasi

Orang

100

100

40.500.000

40.500.000

100%

-

Lomba Tingkat Kota

Memotifasi Masyarakat dalam Kebersamaan

Orang

100

100

12.500.000

10.200.000

81%

-

Musrenbang Kelurahan

Memotifasi Masyarakat Ikut dalam pelaksanaan pembangunan

Orang

100

100

5.000.000

5.000.000

100%

-

Pengendalian Keamanan Lingkungan

Ikut menjaga keamanan ketertiban umum

Orang

100

100

9.610.000

9.610.000

100%

-

Pentas Budaya

Membina generasi muda dalam berkesenian

Orang

100

100

23.050.000

20.550.000

98%

-

Lomba Kelurahan

Meningkatkan serta Memotivasi   dalam Pelayanan dan kreatifitas Staf Kelurahan

Orang

100

100

51.750.000

44.350.000

85%

-

HUT.RI

Meningkatkan Nasionalisme Masyarakat untuk mengenang para pahlawannya

Orang

100

100

24.150.000

18.550.000

76%

4

 

 

 

 

 

 

 

Program Penataan Lingkungan

 

 

Peningkatan  Sarana Prasarana Lingkungan dalam memajukan ekonomi masyarakat

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

-

 

 

 

 

 

Peningkatan Sarana prasarana jalan Pembuatan Pavingisasi

 

Nyamannya pengguna jalan serta lancarnya jalan air

 

 

 

 

 

Volume

 

 

 

 

 

Meter

 

 

 

 

 

Meter

 

 

 

 

 

          -

 

 

 

 

 

         -

 

 

 

 

 

-

 

 

 

 

 

-

 

 

 

 

Bulan Bakti Gotong Royong

 

 

Menumbuh Kembangkan rasa kebersamaan masyarakat

 

Laporan

 

 

 

 

1

 

 

 

 

1

 

 

 

 

7.650.000

 

 

 

 

7.000.000

 

 

 

 

82 %

 

 

 

 

 

Total

 

 

 

 

951.243.500

780.726.017

82 %

 

Perkiraan Pencapaian Tahun Anggaran 2019

Pembangunan di Kelurahan Renon dilaksanakan dengan mengacu pada arah Kebijakan Umum Anggaran, yang memuat berbagai strategi dan prioritas pembangunan yang dilaksanakan.

Untuk tahun berjalan yakni tahun anggaran tahun 2019 guna melaksanakan priorotas pembangunan Kelurahan Renon, anggaran tahun 2019 diusulkan sebesar Rp.1.493.965.500,- yang terdiri dari 4 program dan  19 kegiatan.

Kelurahan Renon sebagai bagian Satuan Kerja Perangkat Daerah /SKPD  terbawah dari Kecamatan Denpasar Selatan, program dan kegiatan pembangunan selalu mengacu kepada prioritas  dan sasaran pembangunan daerah, guna mendukung agenda pembangunan dan pencapaian visi Kota Denpasar yaitu “Denpasar Kreatif Berwawasan Budaya Dalam Keseimbangan Menuju Keharmonisan”.

Berangkat dari pencapaian hasil yang diperoleh melalui penilaian kinerja terhadap program maupun kegiatan yang telah dilaksanakan Kelurahan Renon tahun  2018 serta perkiraan pencapaian program dan kegiatan Kelurahan Renon tahun 2019, maka dapat disampaikan beberapa permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan program dan kegiatan Kelurahan Renon adalah sebagai berikut :

  1. Perlunya peningkatan kualitas pelayanan publik guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat.
  2. Dibutuhkan peningkatan sarana dan prasarana aparatur untuk lebih meningkatkan kinerja aparatur dan pelayanan terhadap masyarakat.
  3. Perlunya peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai pelayan masyarakat dan penyelenggara pemerintahan menuju aparatur dan abdi negara yang profesional.
  4. Perlunya peningkatan ketahanan sosial individu, keluarga dan komunitas masyarakat dalam mencegah dan menanggulangi masalah kesejahteraan sosial.
  5. Perlunya melaksanakan program perencanaan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Terhadap permasalahan yang dihadapi oleh Kelurahan Renon  dalam penyelenggaraan tugas-tugas umum pemerintahan di Kelurahan Renon, pembinaan ketentraman dan ketertiban masyarakat, pembinaan pelayanan umum, maka kinerja Kelurahan Renon melalui kegiatan tahunan yang dilaksanakan, merupakan hal yang mutlak dilakukan dan selalu dituntut adanya peningkatan sesuai  dengan meningkatnya kebutuhan pelayanan kepada masyarakat.

 

Berdasarkan visi dan misi serta permasalahan yang dihadapi Kelurahan Renon, maka dalam rangka mewujudkan tercapainya tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam Renstra Kelurahan Renon tahun 2016-2021, maka strategi dan kebijakan yang akan ditempuh Kelurahan Renon pada tahun 2019 adalah sebagai berikut :

  1. Strategi meningkatkan pemahaman, penghayatan, pengamalan dan pengembangan nilai-nilai keagamaan dilaksanakan berdasarkan arah kebijakan sebagai berikut :
  1. Meningkatkan kualitas dan pemahaman agama serta kehidupan beragama.
  2. Meningkatkan kerukunan intern dan antar umat beragama.

 

  1. Strategi mengembangkan nilai-nilai budaya, dilaksanakan dengan arah kebijakan :
  • Mereaktualisasikan nilai-nilai kearifan lokal sebagai salah satu dasar pengembangan etika pergaulan sosial untuk memperkuat identitas nasional.
  1. Strategi melaksanakan penerapan tata kelola pemerintahan yang baik dilaksanakan dengan arah kebijakan :
  • Menerapkan prinsip-prisip tata pemerintahan yang baik pada semua tingkat dan Lini pemerintahan pada semua kegiatan.
  1. Strategi meningkatkan kualitas pelayanan publik dilaksanakan dengan arah kebijakan :
  1. Menghilangkan hambatan dalam pelayanan publik melalui deregulasi dan debirokratisasi.
  2. Meningkatkan pemanfaatan teknologi informasi dalam pelayanan publik.
  1. Strategi meningkatkan sarana dan prasarana aparatur pemerintah dilaksanakan dengan arah kebijakan :
  1. Meningkatkan kualitas dan fasilitas pelayanan umum.
  2. Membangun dan memelihara sarana pelayanan umum.
  1. Strategi mengembangkan partisipasi masyarakat dalam membangun Kelurahan dilaksanakan dengan arah kebijakan :
  • Memberikan pembinaan kepada masyarakat, melaksanakan musyawarah kelurahan(Muskel).
  1. Strategi meningkatkan peran serta pemuda dilaksanakan dengan arah kebijakan :
  • Memberikan pendidikan dan pelatihan kepada pemuda, membina organisasi pemuda serta memfasilitasi bakti sosial kepemudaan.

II.2.     ANALISIS KINERJA PELAYANAN SKPD

            Struktur Organisasi, Tugas Pokok dan Fungsi

Mengacu pada Peraturan Daerah Kota Denpasar Nomor 9 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kecamatan dan Kelurahan Kota Denpasar (Pasal 6), susunan Organisasi Kelurahan di Kota Denpasar adalah sebagai berikut :

  1. Lurah
  2. Sekretariat Kelurahan:
  3. Seksi Pemerintahan, Ketentaman Ketertiban Umum dan Kebersihan
  4. Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Rakyat
  5. Seksi Pelayanan Umum  dan
  6. Kelompok Jabatan Fungsional

 

   Berdasarkan Undang - Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah Pasal 229 Ayat 2 menyatakan bahwa Kelurahan merupakan perangkat Kecamatan dalam wilayah kerja Kecamatan sebagai pelaksana teknis kewilayahan yang mempunyai wilayah kerja tertentu dan dipimpin oleh seorang Lurah.  dan bertanggung jawab kepada Camat. Dan sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Denpasar Nomor 9 Tahun 2008 tentang Organisasi Dan Tata Kerja Kecamatan Dan Kelurahan, Kelurahan merupakan wilayah Kerja  sebagai Perangkat Daerah Kota Denpasar yang dipimpin oleh Lurah yang berkedudukan sebagai Kepala Kelurahan, dan Lurah bertanggung jawab kepada Walikota melalui Camat

   Dalam berkedudukannya tersebut diatas Lurah mempunyai tugas melaksanakan sebagian kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan oleh Walikota.

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana tersebut diatas Lurah mempunyai fungsi sebagai berikut :

  1. Menyelenggarakan tugas – tugas umum Pemerintahan di Kelurahan;
  2. Pemberdayaan masyarakat;
  3. Pelayanan masyarakat;
  4. Penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum;
  5. Pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum;dan
  6. Pembinaan lembaga kemasyarakatan.

 

                 Penjabaran Tugas Pokok dan Fungsi Kelurahan sebagai tindak lanjut dari pasal 16 Peraturan Daerah Kota Denpasar Nomor 9 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kecamatan Dan Kelurahan Kota Denpasar sebagaimana diatur dengan Peraturan Walikota Denpasar Nomor 47 Tahun 2014 tentang Uraian Tugas Jabatan Pada Organisasi Kecamatan Dan Kelurahan Kota Denpasar.

Mencermati tugas pokok dan fungsi tersebut diatas, ruang lingkup tugas dan beban kerja Lurah sebagai kepala Kelurahan meliputi :

  1. Melaksanakan koordinasi penyelenggaraan tugas-tugas umum pemerintahan di kelurahan berdasarkan kewenangan yang dilimpahkan oleh Walikota.
  2. Menyelenggarakan koordinasi pembinaan ketertiban umum wilayah, ketentraman, idiologi Negara dan politik dalam negeri.
  3. Menyelenggarakan pelayanan masyarakat.
  4. Menyelenggarakan koordinasi pembangunan sarana dan prasarana fisik, perekonomian dan pembinaan lembaga kemasyarakatan.
  5. Melaksanakan pembinaan pemberdayaan masyarakat dalam kegiatan pembangunan, perekonomian, produksi serta lingkungan hidup.
  6. Menyelenggarakan koordinasi pelayanan dan bantuan  sosial, pembinaan kepemudaan, pemberdayaan perempuan dan olah raga, kehidupan beragama, pendidikan, kebudayaan serta kesehatan masyarakat.

 

 

 

 

LURAH

      SEKRETARIS

 

SEKSI PELAYANAN UMUM

 

SEKSI PM DAN KESRA

 

SEKSI  PEMERINTAHAN,TRANTIB DAN KEBERSIHAN

KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL

 

 

PERMASALAHAN

Sejalan  dengan ditetapkannya Undang – Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) serta Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, melahirkan paradigma baru perencanaan pembangunan yang lebih memberikan keleluasaan dan kewenangan kepada daerah untuk merencanakan dan melaksanakan pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

Perencanaan adalah suatu proses untuk menentukan tindakan masa depan yang tepat, melalui urutan pilihan, dengan memperhitungkan sumber daya yang tersedia. Sedangkan sistem perencanaan pembangunan nasional adalah suatu kesatuan tata cara perencanaan pembangunan untuk meningkatkan rencana-rencana pembangunan dalam jangka panjang, jangka menengah dan tahunan yang dilaksanakan oleh unsur penyelenggara negara dan masyarakat di tingkat pusat dan daerah.

Selanjutnya dalam konteks pembangunan daerah sebagaimana diamanatkan oleh Peraturan Perundang-Undangan diatas dan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, Perencanaan Pembangunan Daerah merupakan satu kesatuan dengan sistem perencanaan pembangunan nasional yang meliputi : Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dengan tetap menjamin terciptanya keterpaduan dan berkelanjutan pembangunan baik antar daerah, antar ruang, antar waktu maupun antar fungsi pemerintahan.

Seiring dengan proses penyusunan Rencana Kerjan Pemerintah Daerah (RKPD), maka Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kecamatan Denpasar Selatan Khususnya Kelurahan Renon melaksanakan penyusunan Rencana Kerja (Renja) SKPD Kelurahan Renon.

Rencana Kerja (Renja) SKPD Kelurahan Renon merupakan dokumen perencanaan pembangunan Kelurahan Renon yang berjangka waktu satu (1) tahun, yang disusun dengan berpedoman kepada Rencana Strategis (Renstra) SKPD / Kelurahan Renon dengan mengacu kepada Rencana Kerja  Pemerintah Daerah (RKPD).

Kelurahan Renon merupakan bagian dari Satuan Kerja Perangkat Daerah Kecamatan Denpasar Selatan (SKPD) Kota Denpasar sebagai pelaksana teknis kewilayahan yang mempunyai wilayah kerja tertentu sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Denpasar Nomor 9 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kecamatan dan Kelurahan Kota Denpasar.

 

Dalam penyelenggaraan tugas dan fungsinya, Kelurahan Renon selama ini telah mampu menunjukan kemajaun diberbagai bidang kehidupan masyarakat. Sebagai bagian dari  Kecamatan Denpasar Selatan berada pada posisi yang sangat strategis. Posisi yang strategis ini menyebabkan pertumbuhan yang sangat pesat dalam bidang okonomi, sosial budaya termasuk sisi lingkungan fisiknya. Hal tersebut dapat dilihat dari :

    1. Kekuatan Kebudayaan Daerah yang dijiwai Agama Hindu. Kebudayaan Bali dihidupkan oleh jiwa kebudayaan yaitu  agama Hindu. Hal ini berarti agama Hindu menjiwai kebudayaan Bali dan kebudayaan Bali mewarnai agama Hindu. Jiwa kebudayaan ini memberikan arti dan makna spiritual yang berfungsi bagi keberdayaan budaya dan sekaligus bagi ketahanan budaya Bali.
    2. Tersedianya sarana dan prasarana yang memadai. Sarana dan prasarana yang dibangun secara bertahap dan berlanjut dalam rangka menunjang pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat telah tersedia sesuai dengan kondisi wilayah.
    3. Potensi sosial. Adanya lembaga adat yang masih eksis (desa adat, banjar adat, sekaa-sekaa) dengan perangkat hukumnya yang kuat (awig-awig) merupakan unsur pendukung pembangunan.
    4. Dukungan dan partisipasi masyarakat. Keberhasilan pembangunan memerlukan adanya dukungan  dan partisipasi aktif masyarakat. Partisipasi masyarakat merupakan implementasi dari kebijaksanaan paradigma pembangunan yang partisipatif yaitu pembangunan dari, oleh dan  untuk masyarakat. Partisipasi masyarakat dalam pembiayaan pembangunan (swadaya) di Kelurahan Renon cukup besar.

 

     Pertumbuhan yang cukup pesat di Kelurahan Renon masih menyisakan permasalahan dalam pembangunan Kelurahan Renon yang perlu penanganan lebih serius lagi. Permasalahan yang dihadapi Kelurahan Renon adalah :

 

    1. Belum adanya konsistensi produk-produk hukum. Tindak lanjut dari aturan-aturan tentang penyelenggaraan urusan pemerintahan belum konsisten. Adanya penyerahan urusan pemerintahan dari pemerintah kepada pemerintah daerah, belum diikuti dengan ketentuan lebih lanjut mengenai pelimpahan kewenangan kepada Kelurahan (sesuai ketentuan Peraturan Daerah Kota Denpasar Nomor  9 tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kecamatan dan Kelurahan Kota Denpasar.
    2. Kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) yang masih terbatas. Dalam pembangunan diperlukan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan, beretos kerja, produktif, maju, efesien, profesional (terdapat kelemahan dalam tingkat pendidikan dan keterampilan).

 

    1. Mulai menurunnya ketaatan masyarakat terhadap budaya-budaya luhur yang mengatur tata  cara kehidupan, perlu ditangani dengan pelestarian dan pengembangan nilai budaya melalui pelaksanaan pembinaan budaya tradisional Bali.
    2. Pelayanan umum pemerintahan. Peningkatan kualitas pelayanan publik diperlukan guna memenuhi perkembangan kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat. Terkait dengan hal tersebut perlu dilakukan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan sikap mental aparatur sebagai pelayan masyarakat dan penyelenggara pemerintah menuju aparatur profesional serta peningkatan sarana dan prasarana untuk meningkatkan kinerja aparatur.
    3. Permasalahan kesehatan, perlu ditangani melalui peningkatan kualitas kesehatan dengan memberdayakan individu, keluarga dan masyarakat agar mampu menumbuhkan prilaku hidup sehat dan mengembangkan upaya kesehatan bersumber masyarakat.
    4. Belum optimalnya partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan.

 

II.3.   ISU – ISU PENTING PENYELENGGARAAN TUGAS DAN FUNGSI SKPD

  1. Perlunya peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemerintahan dan kemasyarakatan yang tercermin dari semakin meningkatnya swadaya masyarakat dalam pembangunan.
  2. Koordinasi pelayanan dan bantuan sosial, pembinaan kepemudaan, pemberdayaan perempuan, kehidupan beragama,  kebudayaan dan kesehatan masyarakat dalam upaya mencapai kesejahteraan masyarakat.
  3. Peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pemeliharaan keamanan, ketentraman dan ketertiban.
  4. Peningkatan kualitas pelayanan publik diperlukan guna memenuhi kebutuhan masyarakat  yang semakin meningkat melalui peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) serta peningkatan sarana dan prasarana untuk meningkatkan kinerja aparatur.

II.4.     REVIEW TERHADAP RANCANGAN AWAL RKPD

Review adalah aktivitas untuk mengevaluasi pelaksanaan kebijakan, program dan kegiatan yang telah ditetapkan. Rencana Kerja (Renja) Kelurahan Renonsesuai amanat Undang – Undang Nomor 25 Tahun 2004, Renja disusun dengan berpedoman kepada Rencana Strategis (Renstra) Kelurahan Renon serta mengacu  kepada Rencana Kerja Perangkat Daerah(RKPD)Kecamatan Denpasar Selatan . Sebagai dokumen perencanaan pembangunan dan sesuai dengan amanat Undang – Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, maka RKPD merupakan pedoman bagi penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD), Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS).

Penyusunan (RKPD) Kota Denpasar disusun melalui tahapan-tahapan proses perencanaan pembangunan sesuai dengan UU No 25 Tahun 2004 yaitu melalui penjabaran visi dan misi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Denpasar, perencanaan yang dilakukan oleh lembaga/organisasi perencanaan dengan memperhatikan partisipasi masyarakat / melibatkan partisipasi masyarakat melalui pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang diselenggarakan secara berjenjang sehingga terjadi keterpaduan Rancangan Renja SKPD (Proses Button-up dan Top-down). Dengan demikian RKPD Kota Denpasar berfungsi sebagai dokumen perencanaan tahunan.

Terkait  dengan pelaksanaan program dan kegiatan,   Anggaran Tahun 2018  Kelurahan Renon sebesar Rp.951.243.500,- dengan 4 (empat) program dan 16 (Enam belas) kegiatan. Dari jumlah tersebut terealisasi sebesar Rp.780.726.017,- dengan capaian kinerja fisik sebesar 100% dan capaian kinerja keuangan sebesar  82%.

Sementara itu untuk  tahun berjalan yaitu Anggaran tahun 2019, guna melaksanakan prioritas dan sasaran pembangunan daerah, anggaran tahun 2019 yang diperoleh dari Plafon Kecamatan sebesar Rp. 1.493.965.500,- yang terdiri dari 4 program dan 19 kegiatan. Dari jumlah dana tersebut diharapkan keberhasilan kinerja mencapai 100% dan realisasi keuangan maupun realisasi fisik bisa lebih baik dari tahun anggaran 2018.

Dilihat dari      program dan kegiatan yang dilaksanakan Kelurahan Renon tahun 2019 secara prinsip tidak memiliki perbedaan  dengan program dan kegiatan tahun 2018, Dengan dana tersebut diharapkan sasaran target kinerja Kelurahan Renon pada tahun 2019 dapat mencapai 100% atau lebih baik dari tahun 2018.

Guna mencapai target sasaran kinerja kegiatan Kelurahan Renon diperlukan kesungguhan dari pengelola anggaran dalam melaksanakan program dan kegiatan. Dalam rangka mewujudkan keseimbangan pelaksanaan program maka pengawasan dan evaluasi harus dilaksanakan secara konsisten sehingga dapat segera dilakukan koreksi terhadap penyimpangan arah pelaksanaan.

II.5. PENELAAHAN USULAN PROGRAM DAN KEGIATAN MASYARAKAT

Kelurahan Renon dalam melaksanakan tugas dan fungsinya yaitu menyelenggarakan koordinasi pembangunan sarana dan prasarana fisik dan koordinasi atas kegiatan-kegiatan instansi-instansi di wilayah Kelurahan, dalam merumuskan usulan program dan kegiatan pembangunan selalu memperhatikan aspirasi para pemangku kepentingan baik dari kelompok masyarakat terkait langsung dengan pelayanan , LPM maupun dari instansi atau Dinas tingkat Kecamatan Denpasar Selatan dan dari pelaksanaan Musyawarah Pembangunan Kelurahan (Muskel) dan pengamatan langsung mana yang sekiranya perlu segera mendapatpenanganan.
 

BAB III

TUJUAN, SASARAN DAN PROGRAM KEGIATAN

III. 1.    TELAHAAN TERHADAP KEBIJAKAN NASIONAL.

Program adalah merupakan kumpulan kegiatan yang sistematis dan terpadu untuk mendapatkan hasil yang dilaksanakan oleh satu atau beberapa instansi pemerintah ataupun dalam rangka kerjasama dengan masyarakat guna mencapai sasaran tertentu. Program dengan  demikian merupakan instrumen kebijakan yang berisi satu atau lebih kegiatan yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mencapai sasaran dan tujuan serta untuk memperoleh alokasi anggaran.  Berdasarkan kebijakan umum pembangunan Kota Denpasar dan mengacu prioritas pembangunan nasional, maka Program Prioritas Pembangunan Kota Denpasar untuk  5 tahun mendatang adalah sebagai berikut :

  1. Reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintah yang baik.
  2. Pendidikan
  3. Kesehatan
  4. Penanggulangan Kemiskinan
  5. Ketahanan Pangan
  6. Infrastruktur
  7. Iklim investasi dan Iklim usaha.
  8. Lingkungan hidup dan pengelolaan bencana
  9. Kebudayaan
  10. Kreativitas dan inovasi
  11. Politik, hukum dan keamanan dan ketertiban
  12. Perekonomian
  13. Kesejahteraan rakyat.

 

Keseluruhan prioritas pembangunan tersebut diatas dipergunakan untuk mendukung percepatan pembangunan Kota Denpasar sesuai dengan visi “Denpasar Kreatif Berwawasan Budaya, Dalam Keseimbangan Menuju Keharmonisan”.

Prioritas pembangunan Kota Denpasar merupakan hasil sinergisme, sinkronisasi dan pengintegrasian dengan pencapaian sasaran, dan prioritas pembangunan nasional, disesuaikan dengan kewenangan pemerintah daerah.

Kelurahan Renon sebagai perangkat daerah Kecamatan Denpasar Selatan Kota Denpasar memiliki peran yang sangat penting karena sebagai pelaksana teknis kewilayahan Lurah sebagai kepala Pemerintahan Kelurahan mempunyai tugas melaksanakan sebagian kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan oleh Walikota.

Sebagai pelaksana teknis kewilayahan Pemerintah Kelurahan memiliki ruang lingkup tugas : Melaksanakan koordinasi penyelenggaraan tugas-tugas umum pemerintahan di kelurahan, koordinasi atas kegiatan instansi – instansi di wilayah kelurahan, ketentraman dan ketertiban, pemberdayaan masyarakat, pelayanan dan sebagainya.

 

 

Sesuai dengan ruang lingkup tugas dan beban kerja tersebut diatas, maka  Kelurahan Renondi dalam menentukan program dan kegiatan sesuai tugas pokok dan fungsinya sesuai dengan prioritas pembangunan daerah dan sasaran pembangunan daerah.

III.2.    TUJUAN DAN SASARAN RENJA SKPD

Sebagai bentuk upaya penjabaran Visi dan Misi yang telah ditetapkan, maka ditetapkan tujuan dan sasaran pada setiap misi. Penetapan tujuan mengarah kepada perumusan sasaran, kebijakan, program dan kegiatan dalam rangka merealisasikan Visi dan Misi. Tujuan merupakan penjabaran atau implementasi dari pernyataan misi yaitu sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu tertentu. Sedangkan sasaran adalah merupakan penjabaran dari tujuan, yaitu hasil yang akan dicapai /menggambarkan hal-hal yang ingin dicapai secara nyata melalui tindakan-tindakan dalam rumusan yang bersifat spesifik, terinci, dapat diukur dan dapat dicapai.

Sesuai dengan tugas pokok dan fungsiKelurahan Renon sebagai pelaksana teknis kewilayahan, dimana tugasnya melaksanakan sebagian kewenangan yang dilimpahkan oleh Walikota dituntut mampu melaksanakan ; koordinasi tugas-tugas umum pemerintahan, koordinasi kegiatan instansi-instansi di wilayah Kelurahan, koordinasi ketentraman dan ketertiban, koordinasi pemberdayaan masyarakat koordinasi pelayanan bantuan sosial, pembinaan kepemudaan, pembinaan kesatuan bangsa dan perlindungan masyarakat, pemberdayaan perempuan, kehidupan beragama, pendidikan, kebudayaan, kesehatan masyarakat, kebersihan dan kependudukan.

Untuk itu ditetapkan visi dan misi Kelurahan Renon yang disusun dengan mengacu pada Recana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)2016-2021. Adapun  Visi Kelurahan Renon adalah :

“MEWUJUDKAN KELURAHAN RENON RENA RAHARJA, KREATIF BERWAWASAN BUDAYA DALAM KESEIMBANGAN MENUJU KEHARMONISAN YANG BERKELANJUTAN”

Untuk mewujudkan visi tersebut diatas, diperlukan tindakan nyata dalam bentuk misi sesuai dengan peran Kelurahan Renon. Tahun 2016 – 2021 misi Kelurahan Renon adalah sebagai berikut ;

  1. Menumbuhkembangkan jati diri masyarakat Kelurahan Renon berdasarkan kebudayaan Bali.
  2. Pemberdayaan Masyarakat dilandasi dengan kebudayaan Bali dan Kearifan lokal.
  3. Mewujudkan pemerintahan yang baik (Good Governance) .
  4. Membangun pelayanan publik untukmeningkatkan kesejahteraan .
  5. Mempercepat pertumbuhan dan memperkuat ketahanan ekonomi melalui sistem ekonomi kerakyatan.

 

Adapaun tujuan dan sasaran yang ingin dicapai dalam Rencana Kerja (Renja) Kelurahan Renon Tahun 2018, sesuai dengan apa yang tertuang dalam Rencana Strategis (Renstra) Kelurahan Renon 2016-2021 untuk program dan kegiatan di tahun 2018 adalah sebagai berikut :

TUJUAN

  1. Misi Menumbuhkembangkan Jati diri Masyarakat Kelurahan Renon berdasarkan Kebudayaan Bali, bertujuan untuk :
        • Meningkatkan kualitas kehidupan beragama;
        • Melestarikan dan mengembangkan budaya.
  2. Misi Pemberdayaan Masyarakat dilandasi dengan Kebudayaan Bali dan Kearifan Lokal, bertujuan untuk :
        • Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan;
        • Memberdayakan masyarakat dan institusi  lokal.
  3. Misi Mewujudkan Pemerintahan Yang Baik , bertujuan untuk :
        • Menciptakan tata pemerintahan yang bersih dan beribawa.
  4. Misi Membangun Pelayanan Publik untuk Kesejahteraan Masyarakat, bertujuan untuk:
        • Meningkatkan kualitas kesehatan ;
        • Meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan sosial.
  5. Misi Mempercepat Pertumbuhan dan Memperkuat Ketahanan Ekonomi melalui Sistem Ekonomi Kerakyatan, bertujuan untuk :
        • Mengembangkan Kota Kreatif berbasis budaya unggulan;
        • Memberdayakan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.

SASARAN

  1. Misi Menumbuhkembangkan Jatidiri Masyarakat Kelurahan Renon berdasarkan Kebudayaan Bali, mempunyai sasaran :
        • Meningkatkan pemahaman dan penghayatan ajaran agama;
        • Meningkatnya pelestarian dan pengembangan nilai budaya.
  2. Misi Pemberdayaan Masyarakat dilandasi dengan Kebudayaan Bali dan Kearifan Lokal, mempunyai sasaran :
        • Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam keseluruhan proses pembangunan untuk dapat mempertahankan kemajuan perekonomian.
  3. Misi Mewujudkan Pemerintahan Yang Baik , mempunyai sasaran :
        • Menciptakan sistem kelembagaan dan ketatalaksanaan pemerintahan yang bersih, efesien, efektif, transparan, profesional dan akuntabel.
  4. Misi Membangun Pelayanan Publik untuk Kesejahteraan Masyarakat, mempunyai sasaran :
        • Meningkatkan sarana dan prasarana, lingkungan dan pelayanankesehatan;
        • Meningkatkan kesejahteraan sosial oleh dan untuk semua kalangan masyarakat.
  5. Misi Mempercepat Pertumbuhan dan Memperkuat Ketahanan Ekonomi melalui Sistem Ekonomi Kerakyatan, mempunyai sasaran :
        • Mengembangkan Denpasar sebagai kota kreatif yang berbasis budaya unggulan;
        • Meningkatkan industri dan perdagangan, terutama yang berskala mikro, kecil dan menengah atas dasar ekonomi kerakyatan

III.3.    PROGRAM DAN KEGIATAN

Program adalah instrumen kebijakan yang berisi satu atau lebih kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi sebagai wujud implementasi strategi dan kebijakan dalam rangka pencapaian tujuan dan sasaran. Program juga dapat diartikan sebagai kumpulan kegiatan yang sistematis dan terpadu untuk mendapatkan hasil yang dilaksanakan oleh satu dan beberapa instansi pemerintah ataupun dalam rangka kerjasama dengan masyarakat guna mencapai sasaran tertentu.

Kelurahan Renon merupakan bagian dari perangkat daerah Kecamatan Denpasar Selatan Kota Denpasar (SKPD) sebagai pelaksana teknis kewilayahan yang mempunyai wilayah kerja tertentu. Kelurahan Renon sebagai bagian SKPD Kecamatan Denpasar Selatan, pelaksana teknis kewilayahan mempunyai tugas melaksanakan sebagian kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan oleh Walikota. Dalam melaksanakan tugas tersebut diatas Lurah  mempunyai fungsi ; Menyelenggarakan tugas-tugas umum pemerintahan di Kelurahan dan  Pembinaan ketentraman dan ketertiban; Pembinaan pemberdayaan masyarakat; Pembinaan kesejahteraan rakyat; Pembinaan pelayanan umum.

Sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Kelurahan sebagai pelaksana teknis kewilayahan dan dikaitkan dengan visi dan misi Kota Denpasar, maka pada dasarnya ruang lingkup tugas dan beban kerja atau kegiatan Kelurahan Renon adalah penyelenggaraan tugas-tugas umum pemerintahan di Kelurahan berdasarkan kewenangan yang dilimpahkan oleh Walikota, pembangunan dan kemasyarakatan.

Dalam rangka mewujudkan pencapaian tujuan, sasaran, strategi dan kebijakan Kelurahan Renon sejalan dengan visi Kota Denpasar tahun 2016 – 2021 yaitu “Denpasar Kreatif berwawasan Budaya dalam Keseimbangan Menuju Keharmonisan” serta sesuai dengan visi Kelurahan Renon tahun 2016 – 2021 yaitu :

MEWUJUDKAN KELURAHAN RENON KREATIF BERWAWASAN BUDAYA, DALAM KESEIMBANGAN MENUJU KEHARMONISAN YANG BERKELANJUTAN”, maka program dan kegiatan yang dirancang Kelurahan Renon tahun 2017 adalah sebagai berikut :

Program Utama

  1. Program Pemberdayaan Kelembagaan Kesejahteraan Sosial

Program ini bertujuan untuk mewujudkan penanganan masalah kesejahteraan sosial dengan lebih baik dengan memperbaiki kelembagaan, aparat pengelola dan kemitraan dengan masyarakat.

  1. Program Perencanaan Pembangunan Daerah

Program ini bertujuan untuk mewujudkan tersusunnya perencanaan pembangunan yang sesuai dengan aspirasi masyarakat.

  1. Program  Pengembangan Nilai Budaya

Program ini bertujuan untuk memperkuat jati diri dan memantapkan budaya nasional.

  1. Program Promosi Kasehatan dan Pemberdayaan Masyarakat

Program ini bertujuan untuk mewujudkan pelayanan kesehatan masyarakat yang berbasis masyarakat dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

            Program Penunjang

  1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

Program ini adalah untuk mewujudkan bantuan administrasi terhadap keberhasilan penyelenggaraan urusan pemerintahan.

  1. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

Tujuan program ini adalahuntuk memberi dukungan sarana dan prasarana bagi aparat pemerintah yang menyelenggarakan urusan pemerintahan sehingga tercapai efektifitas dan efisiensi.

  1. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur

Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan kemampuan aparatur dalam menjalankan tugas dan kewajibannya, sehingga dapat menjalankan  urusan pemerintahan dengan optimal.

  1. Program Penataan Lingkungan

Tujuan Program ini adalah untuk meningkatkan sarana prasaran jalan lingkungan mulai dari penataan jalan jalan, mulai dari Gorong-gorong, pengaspalan jalan serta pemavingan sehingga dapat mengoptimalkan pengguna jalan dalam melakukan aktifitasnya sehari hari.

 

 

 

 

 

 

 

 

            Uraian Kegiatan dari masing -masing program dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 2

 

Rencana Program dan Kegiatan Prioritas Daerah

 

Kelurahan Renon

 

Tahun 2019

 

 

 

 

Indikator Kinerja

Dana Tahun

2019

NO

Program dan kegiatan

Lokasi

Hasil Program

Keluaran Kegiatan

 

 

 

Tolak Ukur

Target

Tolak Ukur

Target

1

2

3

4

5

6

7

8

1.

 

 

 

 

 

 

 

 

-

 

 

 

 

 

2

 

 

 

-

 

 

 

 

 

 

 

3

 

 

 

 

-

 

 

 

 

 

 

-

 

 

 

-

 

 

 

 

 

-

 

 

 

 

 

 

-

 

 

 

 

 

-

 

 

 

 

 

 

 

 

 

-

 

 

 

 

 

 

 

 

-

 

 

 

 

 

 

 

 

-

 

 

 

 

 

 

-

 

 

 

 

 

-

 

 

 

 

 

-

 

 

 

 

 

 

-

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4

 

 

 

 

-

 

 

 

 

 

 

-

 

 

 

 

 

 

-

 

 

 

 

 

 

 

-

 

 

 

 

 

 

 

-

 

 

 

 

 

-

 

 

 

 

 

Program

Pelayanan Administrasi perkantoran

 

 

 

 

 

 

Pelayanan Administrasi Perkantoran

 

 

 

 

Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur

 

Peningkatan sarana dan prasarana aparatur

 

 

 

 

 

 

Program

Pemberdayaan Masyarakat

 

 

Pekan olah raga kelurahan

 

 

 

 

Pekan olah raga kota

 

 

 

Pelaksanaan 10 Program pokok PKK

 

 

 

 

Kegiatan Posyandu

 

 

 

 

 

 

Program Peningkatan Partisifasi Masyarakat dalam membangun Desa(Profil)

 

 

Pengendalian Keamanan Lingkungan

 

 

 

 

 

 

 

 

Penertiban Penduduk

 

 

 

 

 

 

 

 

Pembinaan dan Pelatihan Karang Taruna

 

 

 

 

 

 

 

Lomba Kelurahan

 

 

 

 

 

 

Halun/Lansia

 

 

 

 

Musrenbang

 

 

 

 

 

Program Peningkatan Partisifasi masyarakat dalam membangun desa(RCF)

 

 

 

Program Pembangunan Kewirausahaan dan keunggulan kompetitif usaha kecil menengah (Bunga Kering)

 

 

 

 

 

 

 

Program

Penataan Lingkungan

 

 

 

Peningkatan Sarana prasarana jalan

(Pavingisasi)

 

 

 

 

Pembangunan Saluran Drainase/Gorong -Gorong

 

 

 

 

Bulan Bakti Gotong Royong

 

 

 

 

 

 

Lomba PSN

 

 

 

 

 

 

 

Pentas Budaya (kesenian klasik)

 

 

 

 

HUT.RI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kelurahan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kelurahan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kelurahan

 

 

 

 

 

Kelurahan

 

 

 

Kelurahan

 

 

 

 

 

Kelurahan

 

 

 

 

 

 

Kelurahan

 

 

 

 

 

Kelurahan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kelurahan

 

 

 

 

 

 

 

 

Kelurahan

 

 

 

 

 

 

 

 

Kelurahan

 

 

 

 

 

 

Kelurahan

 

 

 

 

Kelurahan

 

 

 

 

 

Kelurahan

 

 

 

 

 

 

Kelurahan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kelurahan

 

 

 

 

Kelurahan

 

 

 

 

 

 

Kelurahan

 

 

 

 

 

 

Kelurahan

 

 

 

 

 

 

 

Kelurahan

 

 

 

 

 

 

 

Kelurahan

 

 

 

 

 

Kelurahan

Terpenuhinya kebutuhan pelayanan administrasi perkantoran dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan

 

Laporan pelaksanaan pelayanan administrasi perkantoran

 

Tersedianya sarana dan prasarana aparatur yang layak

 

Tersedianya sarana dan prasarana yang memadai dalam penyelenggaraan merintahan

 

 

 

Meningkatnya Partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan

 

Pembinaan atlit dalam rangka persiapan pekan olah raga kota

 

 

Pembinaan Atlit untuk kompetisi ditingkat nasional

 

Meningkatnya ketahanan social individu dan keluarga

 

 

Memperoleh gambaran umum tentang Tumbuh Kembang Anak dan tingkat gizi balita 

 

 

Meningkatan Partisifasi masyarakat dalam pembangunan desa

 

 

Meningkatkan Kreatifitas dan Profesionalisme anggota Linmas dalam pencegahan dan penanggulangan bencana

 

 

 

Terciptanya tertib administrasi kependudukan khususnya penduduk pendatang

 

 

 

Meningkatkan kesadaran Remaja dalam berorganisasi untuk mencegah pengaruh negative yang ditimbulkan akibat pergaulan bebas

 

Meningkatkan Tertib administrasi umum dan pelayanan

 

 

 

 

Meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang kesenian

 

Meningkatkan persentase pembangunan Daerah

 

 

Menumbuhkembangkan kreatifitas generasi muda

 

 

 

 

Membangun kreatifitas masyarakat

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Terciptanya Lingkungan yang bersih dan nyaman

 

 

Mewujudkan rasa nyaman dan aman dalam berjalan

 

 

 

 

Mewujudkan Saluran Draenase Lancar

 

 

 

 

Memotipasi masyarakat untuk menjaga kebersihan

 

 

 

 

 

Memotifasi kesadaran masyarakat tentang arti dari pola hidup bersih

 

 

 

Memotifasi masyarakat dalam berkesenian

 

 

 

Meningkatkan kereatifitas warga dalam kegiatan yang diadakan oleh pemerintah kota

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Prosentase

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Atlit

 

 

 

 

 

Atlit

 

 

 

Ibu PKK

 

 

 

 

 

Laporan

 

 

 

 

 

 

Masyarakat

 

 

 

 

 

Anggota

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Orang

 

 

 

 

 

 

 

 

Remaja

 

 

 

 

 

 

 

 

ASN

 

 

 

 

 

 

Masyarakat

 

 

 

 

Masyarakat

 

 

 

 

 

Remaja

 

 

 

 

 

 

masyarakat

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Masyarakat

 

 

 

 

 

 

Masyarakat

 

 

 

 

 

 

 

Masyarakat

 

 

 

 

 

 

Masyarakat

 

 

 

 

 

 

 

Masyarakat

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hasil pelaksanaan pelayanan administrasi perkantoran

 

 

 

 

 

Terpenuhinya sarana dan prasarana aparatur

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Memilih atlit yang berpotensi untuk Porkot

 

 

 

Peningkatan perestasi atlit

 

 

Tercapainya ketahanan social individu,

keluarga dan masyarakat

 

Terdapatnya gambaran umum potensi-potensi yang ada dikelurahan

 

 

Peran aktif Masyarakat dalam pembangunan desa

 

Profesionalisme anggota linmas dalam melaksanakan kegiatan dan ketrampilan dalam penanggulangan bencana

 

Mengadakan pembinaan kepada Penduduk pendatang dalam rangka tertib administrasi

 

 

Membentuk karakter remaja dalam bermasyarakat di era globalisasi

 

 

 

 

Tercapainya Pelayanan Administrasi yang paripurna

 

 

 

Tercapainya pengetahuan tentang kesenian

 

 

Terwujudnya pembangunan yang bersekala prioritas

 

 

Membentuk karakter remaja dalam bermasyarakat di era globalisasi

 

 

Membentuk kewirausahaan masyarkat dalam berekonomi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Terpenuhinya sarana jalan untuk kenyamanan masyarakat

 

 

Terpenuhinya Saluran Air Yang Optimal

 

 

 

 

Mengadakan gotong royong bersama dalam segala sesi kehidupan selama satu bulan

 

Termotivasinya warga masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungannya

 

 

Tercapainya pengetahuan tentang kesenian

 

 

 

Meningkatkan rasa kebersamaan serta persaudaraan dikalangan masyarakat kota dan meningkatkan rasa cinta terhadap budaya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

100%

 

 

 

 

 

 

 

 

 

100%

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

100%

 

 

 

 

 

100%

 

 

 

100%

 

 

 

 

 

100%

 

 

 

 

 

 

100%

 

 

 

 

 

100%

 

 

 

 

 

 

 

 

 

100%

 

 

 

 

 

 

 

 

100

 

 

 

 

 

 

100%

 

 

 

 

100%

 

 

 

 

 

 

 

 

100%

 

 

 

 

 

100%

 

 

 

 

 

 

100%

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

100%

 

 

 

 

 

 

100%

 

 

 

 

 

 

100%

 

 

 

 

 

 

 

100%

 

 

 

 

 

 

 

100%

 

 

 

 

 

100%

 

 

 

 

 

 

 

 

 

571432.500

 

 

 

 

 

 

 

 

 

133.922.000

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

50.225.000

 

 

 

 

 

  78.410.000

 

 

 

26.450.000

 

 

 

 

 

23.060.000

 

 

 

 

 

 

26.525.000

 

 

 

 

 

77.500.000

 

 

 

 

 

 

 

 

 

20.375.000

 

 

 

 

 

 

 

 

32.450.000

 

 

 

 

 

 

 

 

51.750.000

 

 

 

 

 

 

46.550.000

 

 

 

 

3.400.000

 

 

 

 

 

35.000.000

 

 

 

 

 

 

19.475.000

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

198.666.000

 

 

 

 

 

 

99.800.000

 

 

 

 

 

 

7.650.000

 

 

 

 

 

 

 

14.975.000

 

 

 

 

 

 

 

18.300.000

 

 

 

 

 

17.450.000

 

Total

 

 

 

 

 

1.493.965.500

 

 
 
 
               
                 

 

BAB IV

PENUTUP

 

Rencana Kerja (Renja) Kelurahan Renon Tahun 2018 merupakan dokumen perencanaan yang disusun berpedoman kepada Rencana Strategis (Renstra) Kelurahan Renon Tahun 2016-2021 dan mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Denpasar Tahun 2018. Rencana Kerja (Renja) Kelurahan Renon yang memuat kebijakan program dan kegiatan pembangunan baik yang dilaksanakan langsung oleh pemerintah maupun yang ditempuh dengan mendorong partisipasi masyarakat Kelurahan Renon. Renja sebagai pedoman bagi pemerintah Kelurahan Renon di  dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan satu tahun kedepan, maka perlu diperhatikan kaidah pelaksanaan sebagai berikut :

  1. Kelurahan Renon berkewajiban untuk mengimplementasikan pecapaian tujuan, sasaran, program dan kegiatan yang telah dirumuskan dalam Rencana Kerja (Renja) Kelurahan Renon Tahun 2018 serta diselaraskan dengan RKPD Kota Denpasar Tahun 2018.
  2. Kelurahan Renon berkewajiban untuk menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Kelurahan  Tahun 2018 dengan berpedoman kepada Renja Kelurahan Renon Tahun 2017 dan RKPD Kota Denpasar Tahun 2017.
  3. Dalam rangka meningkatkan efektivitas pelaksanaan Renja Kelurahan Renon Tahun 2018, wajib dilaksanakan pengendalian dan evaluasi program;

Rencana Kerja (Renja) Kelurahan Renon selain sebagai pedoman pelaksanaan program dan  kegiatan untuk tahun 2018 juga  berfungsi sebagai sarana peningkatan kinerja Kelurahan Renon.

Untuk dapat merealisasikan program dan kegiatan yang telah ditetapkan dalam Renja Kelurahan Renon Tahun 2018 tentu juga dipengaruhi oleh sumber pembiayaan / pendanaan yang memadai serta semangat, tekad dan kedisiplinan dalam memprioritaskan program dan kegiatan sesuai dengan anggaran yang tersedia.

Disamping itu Renja Kelurahan Renon juga memberikan umpan balik dalam pengambilan keputusan dan penyusunan rencana dimasa mendatang oleh pimpinan sehingga diperoleh peningkatan kinerja kearah yang lebih baik.

Semoga keberadaan Renja Kelurahan Renon ini dapat menjadi acuan rencana pembangunan demi tercapainya visi dan misi Kelurahan Renon serta memberikan manfaat bagi proses perencanaan pembangunan Kota Denpasar.

 

 

=====000=====

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LUH OKA AYU ARYA TUSTANI, SE

Apakah Informasi yang tersaji pada Website Kelurahan Renon Kecamatan Denpasar Selatan, bermanfaat bagi Anda?